JawaTengah.Online – Sebanyak 24 peserta  Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang terbagi dalam tiga jenjang, yakni muda, madya dan utama, mengikuti Uji Kompetensi Wartawan. Kegiatan itu diselenggarakan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah, di Hotel MG Setos, Jumat (11/03/2022) .

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menilai, uji kompetensi ini penting untuk melahirkan wartawan yang profesional dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, seorang wartawan tidak boleh hanya mempertimbangkan faktor ketertarikan pembaca dalam menyajikan berita.

“Tetapi wartawan wajib menggali informasi dari beberapa narasumber,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Taj Yasin mencontohkan, isu tentang jalan rusak misalnya. Wartawan mesti mencari tahu, apakah ruas jalan yang perlu diperbaiki, sudah diinformasikan kepada pemerintah.


Apabila sudah, wartawan harus mengorek, kapan masyarakat mengajukan aduan dan apakah sudah mendapatkan tanggapan atau belum.

“Hal-hal seperti ini harusnya tidak langsung di-up hanya untuk kepentingan mendapatkan pembaca tinggi saja, tapi juga harus bisa memberikan edukasi,” tutur dia.

Dalam menjalankan tugasnya, lanjut Wagub, wartawan harus berpedoman pada kode etik. Nilai-nilai seorang wartawan ada dalam kode etik itu.

“Memberikan suatu berita itu ada kode etiknya, ada (proses) belajarnya. Jangan asal nulis, jangan asal justice saja, tapi kode etik itu harus dipelajari,” lanjut dia. (Wan/JT02)