Ketika lulus dari Teknik Elektro Undip, Rektor Universitas Semarang (USM), Dr. Supari ST, MT, gagal jadi insinyur (Ir), karena ada aturan gelarnya diganti jadi ST (Sarjana Teknik). Berkarir di USM sejak awal, sampai saat ini sudah 26 tahun. Merintis jabatan dari bawah, akhirya dipercaya jadi Rektor memimpin sekitar 18 ribu mahasiswa. Alumi USM sudah sekitar 42 ribu, tersebar di berbagai tempat dan bidang. Ia mengalami ketika USM disingkat universitas sangat murah, sampai saat ini jadi universitas semakin megah.
Dalam wawancara di kanal Inspirasi Jawa Tengah, Dr. Supari berbagi cerita, masuk Undip jurusan Elektro tahun 1988, saat itu rektornya masih Prof. Dr. Mulyono. Tahun 1996 baru selesai melakukan studi dan diluluskan oleh rektor yang berbeda, yaitu Prof. Mulyadi. Ia membiasakan kuliah dengan model santai tapi serius, kuliah memang benar-benar untuk ilmu, dan kebiasaan tersebut sudah ia terapkan sejak SMP dan SMA.

“Saya kuliah itu santai tapi benar-benar untuk knowledge, jadi memakan waktu yang agak lama. Pada akhirnya saya malah gagal jadi insinyur, hanya ST saja,” imbuhnya.
Sarana Terbatas
Dr. Supari juga menyampaikan, ketika masuk tahap tugas akhir ia terkendala dengan terbatasnya bahan studi, terutama perpustakaan yang ada di Undip. Alhasil untuk mencari literatur harus jauh-jauh sampai Bandung dan Jakarta. Tidak sia-sia, skripsinya membuahkan hasil yang baik, salah satu penguji tertarik dengan skripsinya.
Sejak saat itu, Dr. Supari ditawari oleh dosen pembimbingnya untuk menjadi dosen di USM. Tidak pikir panjang, ia langsung menerima tawaran tersebut dan langsung mengajar di sana.

“Pertama masuk saya ditugasi mengajar biasa, kemudian menjadi kepala laboratorium, menjadi sekretaris jurusan, menjadi wakil dekan, kemudian melanjutkan studi S2 di UGM, lalu lanjut menjadi wakil dekan, kemudian melanjutkan studi S3 di ITS, setelah itu menjadi Wakil Rektor 1, sempat menggantikan posisi Wakil Rektor 3 juga, dan akhirnya pada 2001 alhamdulillah saya terpilih sebagai Rektor USM,” jelasnya.
Selengkapnya bisa ditonton di video….
