JawaTengah.Online – Kumandang takbir terus bergema di sekitaran Simpang Lima, Semarang, Senin (2/5/2022) pagi. Masyarakat sekitar tampak berbondong-bondong mendatangi Masjid Raya Baiturahman. Dimana, lokasi itu menjadi salah satu titik yang menggelar salat Idul Fitri 1443 H.

Sejak pukul 05.30 WIB, nampak ribuan masyarakat di wilayah tersebut berdatangan menggunakan sepeda motor hingga mobil. Bahkan, terdapat juga warga luar Jawa Tengah yang menyempatkan mampir di sela-sela perjalanan mudik hanya untuk menkmati momen Salat Ied lokasi tersebut.

Setibanya dari tempat parkir, mereka berjalan kaki menuju tempat Salat. Tak lupa membawa sejumlah perlengkapan ibadah. Dari usia anak-anak hingga lanjut usia (lansia), semua melebur menjadi satu sampai meluber di sepanjang jalan Simpang Lima.

Terlebih sudah dua tahun belakangan ini tidak mengelar shalat Ied akibat pandemi Covid-19 yang masih menjadi momok di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, raut wajah bahagia pun terlihat memadati lokasi tersebut.

Danang Dwiatmoko (43), warga perantauan Jakarta yang mudik ke Ambarawa, mengatakan baru kali pertama melaksanakan Shalat di Masjid Raya Baiturahman. Bahkan, tahun 2022 ini juga menjadi hari dimana ia bisa mudik setelah tiga tahun tidak bertemu orangtua.

“Luar biasa senangnya, setelah dua tahun ada pelarangan (Shalat Ied), ahirnya tahun ini diperbolehkan. Apalagi ini juga baru pertama kali Salat Ied di Simpang Lima, makanya dari Jakarta tak belain di mampir sini (Simpang Lima), baru nanti lanjut lagi perjalanan (Ambarawa)” kata Danang, usai melaksanakan Salat Ied bersama rombongan keluarganya.

Danang menyampaikan, selain ingin merasakan momen salat di Simpang Lima, ia juga berkeinginan bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Tak sia-sia, keinginanya pun terwujud dan sempat berfoto bersama.

“Terus pengen temu Ganjar juga. sampe tak bela-belain nyari hotel kemarin, dan tadi sudah bertemu, sempat foto selfie juga,” pungkas dia.

Senada, Yusuf (33), warga Jogja yang sedang menempuh perjalanan ke Jepara turut menyempatkan mampir di Masjid Raya Baiturahman untuk merasakan momen salat Ied di Simpang Lima. Ia juga merasa bahagia dapat melaksanakan salat Ied kembali setelah dua tahun dibatasi.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa kumpul kembali, melaksanakan salat Ied bareng keluarga. Kebetulan  saya bukan orang Semarang, tapi memang sudah rencana mampir kesini dulu sebelum lanjut ke Jepara,” imbuh Yusuf. (Wan/JT02)