JawaTengah.Online – Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) kembali diaktifkan untuk menerima calon jemaah haji. Sebelumnya, asrama ini pernah digunakan sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19 untuk wilayah Soloraya selama pandemi. 

Kepala Unit Pengelola Asrama Haji Donohudan Boyolali, Bambang Sumanto, mengatakan hal tersebut tidak menjadi masalah karena isoter sudah berakhir pada 29 September lalu. Kendati demikian, masih terdapat satu gedung yang saat ini menjadi rumah sakit Covid-19. 

“Isolasi terpusat memang betul, dulu gedung Mekah, Madinah, kami gunakan (Isoter). Tapi itu sudah berakhir, sudah kosong tidak ada isolasi. Rumah sakit darurat Covid-19. Cuma gedung Madinah sampe saat ini masih rumah sakit Covid-19, masih berjalan meski tak ada pasien,” kata Bambang, saat dikonfirmasi, Kamis (2/6/2022). 

Bambang menjelaskan, nantinya gedung Madinah yang masih menjadi rumah sakit Covid-19 bisa dimanfaatkan untuk merawat calon jemaah haji seandainya ada yang positif. Namun, jika kondisi kesehatannya memburuk, calon jemaah haji tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo. 

Lebih lanjut, mengenai persiapan Asrama Haji Donohudan, Bambang mengklaim sudah siap 100 persen. Mulai dari sarana prasarana hingga panita telah disiapkan secara matang. 

“Untuk kesiapan sudah 100 persen. Panitia juga sudah masuk asrama, kmarin sore juga ada latihan satgas (satuan tugas) haji dan rapat kordinasi panitia ibadah haji untik menyambut kloter pertama,” beber dia. 

Bambang menerangkan, tahun ini terbagi dalam 43 kelompok terbang. Yakni pertama masuk asrama haji pada 3 Juni 2022 dan terbang ke Tanah Suci sehari kemudian atau pada 4 Juni. 

“Untuk yang diberangkatkan ada 15.477 calon jemaah haji, terbagi dari Provinsi Jateng ada 13.776 orang dan sisanya dari Yogyakarta sebanyak 1.701 orang,” tutup dia. (Wan/JT02)