JawaTengah.Online — Peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dalam mendorong tumbuhnya industri sangat diperlukan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memberikan kemudahan akses perizinan bagi industri dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Ia mengatakan, dengan kemudahan akses perizinan akan merangsang pelaku UMKM dan industri untuk tumbuh dan berkembang.
“Anda semua saat ini menjadi tonggak bagaimana perusahaan khususnya UKM bisa berkembang. Saya ucapkan selamat, kepada Pemkab Cilacap yang berkomitmen mendorong, mempermudah perizinan (usaha) dalam pertumbuhan ekonomi,” kata Taj Yasin, sapaan akrabnya.
Taj Yasin menjelaskan, dengan banyak munculnya industri dan UMKM, akan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Sehingga, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dapat dikejar bersama-sama.
Lebih lanjut, agar perusahaan bisa menyerap tenaga kerja lokal dan anak muda. Menurutnya, anak muda dapat menjadi tonggak pemasaran yang bagus dengan memanfaatkan teknologi digital.
“Artinya di tengah pandemi pertumbuhan angkatan kerja kita naik. Saya yakin, para pelaku UKM yang berkontribusi,” terang dia.
Kesempatan sama, Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman, mengatakan saat pandemi Covid-19, sebanyak 90 persen pelaku industri UMKM terkena dampaknya. Menurutnya, 10 persen industri UMKM yang tidak terdampak memanfaatkan metode digital marketing dengan bagus.
“Salah satunya adalah PT Bharata International Pharmaceutical,” kata Bupati Cilacap.
Syamsul mengusulkan agar PT. Bharata International Pharmaceutical, dapat memberikan informasi bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memproduksi obat tradisional. (Wan/JT02)
