JawaTengah.Online — Meski kata susu sudah identik dengan Kabupaten Boyolali lantaran memiliki ciri khas produsen susu terbesar di Jawa Tengah. Kendati demikian, Ibu Kota Jawa Tengah pun tak kalah saing mengenai peternak susu sapi perah lokal. Sutekno misalnya, ia merupakan peternak sapi perah yang ada di Desa Tegalsari, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Baginya, berternak sudah menjadi mata pencarian utama keluarganya.
Sutekno juga sudah menjadi peternak sejak 8 tahun terakhir. Sementara hasil dari peternak susu sapi perah ini untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Saban hari, Sutekno membersihkan kandang dan memerah sapi betina mulai pagi dan sore hari.
“Setiap harinya memerah sapi pagi dan sore. Perahan susu pada pagi hari mampu mendapatkan sekitar 50 liter, sedangkan sore sekitar 30 liter, “kata Sutekno, Jumat (4/3/2022).
Menariknya, dalam memerah susu sapi, Sutekno tidak menggunakan alat modern. Melainkan masih mengandalkan tangan kosong. Ia menjelaskan, tiap harinya membersihkan kandang dan memandikan sapi, kemudian langsung memerah sapinya.
Disebutkan, jumlah sapi miliknya sebanyak 22 sapi dan 8 diantaranya merupakan sapi betina yang setiap pagi dan sore hari diperah susunya. Meski terbilang ada puluhan sapi miliknya, Sutekno merasa bisnisnya masih dianggap baik hingga sekarang.

“Lumayan penjualannya, soalnya sudah ada tengkulak susu sapi. Jadi tidak bingung memasarkan hasil perahan sapinya. Saya berharap harga susu naik, dan sapi penjantan naik. Karena selain sapi perah, saya juga memelihara sapi daging,” pungkas dia.
Saat ditanya terkait tips dan trik bagi peternak sapi pemula, Sutekno menanggapi bahwa utamanya menjadi peternak yakni rajin memberikan pakan, perawatan kandang, dan sapi. Tak cuma itu saja, ia menyarankan untuk sering sharing bersama dengan peternak lainnya. Hal itu agar bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dunia peternak sapi.
” Tips khusus bagi pemula terus belajar saja. Termasuk pakan dan perawatan. Belajar dari peternak-peternak lainnya juga,” tutup dia. (Wan/JT02)
