JaawaTengah.Online – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ferry Wawan Cahyono, mengatakan tahun ini pertumbuhan ekonomi Jateng cukup baik. Terbukti dari peningkatan 5,12 persen di kuartal pertama menjadi 5,66 pada kuartal dua 2022 atau lebih dari rata-rata nasional.
“Kemudian saat ini indonesia dalam masa post pandemi atau belum sepenuhnya lepas dari pandemi. Capaian ini, merupakan suatu keberhasilan. Tapi tetap saja, tantangan kita kedepan cukup berat, setiap lini harus kita dorong untuk recovert (perbaikan),” kata Ferry seusai mengikuti pidato kebangsaan Presiden RI Joko Widodo dalam peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI secara virtual, di ruang rapat DPRD Jateng, Selasa (16/08/2022).
Peningkatan-peningkatan tersebut, lanjut Anggota Fraksi Golongan Karya (Golkar) itu, yakni dengan mendorong atau menfokuskan pada peningkatan kesehatan masyarakat, stunting dan angka kemiskinan. Sebab, bila ketiga hal tersebut dapat diatasi secara maksimal, peningkatan ekonomi Jateng diklaim dapat lebih cepat.
“Strateginya, konsentrasi pada pelaku UMKM (usaha kecil mikro menengah). Karena pertumbuhan ekonomi di basis analitik kita, diangka 5,4 persen itu sumbangsih pertumbuhan terbesarnya produksi rumah tangga. Tahun depan target 5,6 persen,” lanjut dia.
Terkait penentasan kemiskinan, terang Ferry, yakni dengan mendorong capaian rumah tidak layak huni (RTLH). Sebab, hal tersebut masuk dalam assesment kategori kemiskinan.
“Kemudian stunting, ini masih sering tampak di daerah kemiskinan ekstream. Misal Brebes, Banjarnegara, di sana angka stunting masih relatif dibanding daerah lain,” imbuh dia.
Ferry pun berharap stunting ini dapat ditempatkan sebagai isu atau program prioritas. Sebab, persoalan yang dihadapi akan sangat komprehensif.
“Ada (edukasi literasi di dalamnya. Kemudian dipengaruhi kondisi sosialnya, dimana kebanyakn kelompok masyarakat miskin atau menikah usia muda. Jadi kita dorong agar pemerintah hadir memberikan literasi atau langsung memberikan pendampingan dan penyaluran gizi serta obat bagi masyarakat,” papar dia.
Sebelumnya, dalam pidato kebangsaannya Presiden Joko Widodo menyampaikan perkembangan dan capaian pemerintah Republik Indonesia. Salah satunya yakni mengenai ekonomi yang harus terus ditingkatkan. (Wan/JT02)
