JawaTengah.Online -– Di tengah-tengah merebaknya kasus Covid-19 dan varian baru Omricon. Pemerintah Provinsi (Pemrov) terus berupaya untuk mensukseskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jawa Tengah (Jateng). Salah satunya dengan mendorong Kabupaten atau Kota agar menggencarkan vaksinasi anak.
Melalui Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar mengatakan, langkah yang harus diambil tiap Kabupaten atau Kota yaitu memfokuskan vaksin jenis Sinovac untuk vaksinasi anak-anak. Bahkan, ia juga menegaskan agar tidak digunakan selain kepada anak-anak.
“Jadi yang untuk Sinovac sekarang, tidak boleh digunakan untuk selain anak-anak. Karena hanya itu yang bisa dilakukan,” Kata Yunita.
Yunita kembali menegaskan, agar pemakaian vaksin jenis Sinovac difokuskan kepada anak-anak. Agar pelaksanaan PTM dapat segera dilaksanakan.
Selain itu, untuk vaksinasi masyarakat umum, Dinkes Jateng akan mefokuskan sasaran pada vaksinasi dosis dua (V2). Sedangkan vaksinasi Booster (dosis tiga), tetap dilakukan namun tidak menjadi yang utamakan.
“Saat ini sasarannya V2 bukan Booster. Jadi utamanya V2, karena Booster itu, sebetulnya setelah ini (V2) tercapai. Tapi kemarin kita berpikir bahwa ini (Booster) perlu percepatan juga, karena ada Omicron. Sehingga orang berpikiran untuk ini lebih cepat,” ungkap dia.
Terkait capaian, lanjut Yunita, target vaksinasi di Jateng tergolong baik. Namun, ia menyebut masih ada lima kabupaten atau kota yang memiliki capaian kurang dari 60 persen.
“Untuk capaian sendiri baik sih. Hanya saja, ada 5 kabupaten kota yang kurang dari 60 persen. Tapi yang lansia, malah lebih dari 60 persen. Artinya kita bagus kok pencapaiannya vaksinnya,” lanjut dia. (Wan/JT02)
