JawaTengah.Online – Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah (Jateng), Muhammad Syafriadi, mengaku bersama timnya sudah membuat ramuan dalam bentuk cair yang bisa mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. Disebutkan, ramuan ini terbuat dari bahan herbal dan sudah mendapatkan hak paten.
“Kita bersama tim datang untuk membantu peternak yang tengah kesulitan. Kita juga apresiasi pemerintah yang tengah melakukan penanganan. Tapi karena sudah menyebar, ada inisiatif dari tim untuk membantu,” kata Muhammad.
Tak hanya sampai di situ, Muhammad mengungkapkan jika ramuan herbal ini sudah diujicobakan di Jawa Timur dan Semarang. Hasilnya, diklaim signifikan membantu penanganan PMK. Bahkan, tak hanya untuk sapi ramuan herbal ini juga bisa untuk unggas.
Lebih lanjut, obat herbal tersebut diberi nama Veter Top Nano. Penggunaanya, yaitu dengan cara diminumkan pada hewan ternak.
“Kemudian disemprot di wajah, mulut, mata, hidung, dubur hingga seluruh badan. Termasuk kaki dan kandang dan diulang beberapa kali (berkala) sesuai dengan tingkat keparahan penyakitnya,” lanjut dia.
Kendati demikian, Muhammad belum memastikan secara pasti apakah memang dapat menyembuhkan. Sebab, hal itu harus dibuktikan melalui uji lab.
“Terpenting, bagi masyarakat infeksi sekundernya bisa dicegah. Misalnya suhu tubuhnya turun, nafsu makannya timbul lagi, bisa berdiri. Itu sudah sangat membantu,” tutup dia.
Sebagai informasi, berdasarkan data Disnakkeswan Jateng, mencatat ada sekitar 26 ribu hewan ternak suspect PMK. Dari jumlah tersebut, hanya 0,5 persen yang mati dan 21 persen telah dinyatakan sembuh. (Wan/JT02)
