JawaTengah.Online –Angkutan Darat menyambut baik rencana pemerintah untuk mudik Lebaran tahun 2022 ini. Pihaknya siap berkomitmen dengan segala pertimbangan dan ketentuan yang akan diberlakukan nantinya.
Hal itu disampaikan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Bambang Pranoto Purnomo, melalui sambungan telepon, Rabu (23/3/2022). Ia mengatakan, insan transportasi berharap mudik Ramadhan tahun ini benar-benar diberlakukan.
“Karena setiap mudik akan menjadi pendapatan tambahan kami. Dimana selama dua tahun ini kami benar-benar terdampak karena adanya larangan. Dengan sinyal lampu hijau ini tentunya sangat menggembirakan. Ini Organda menyambut baik dan berkomitmen dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada nantinya,” kata Bambang, sapaan akrabnya.
Bambang meyakini, mudik Lebaran tahun ini akan benar-benar diperbolehkan. Sebab, kasus Covid-19 turut melandai akhir-akhir ini. Kendati demikian, ia berpesan kepada tiap pelaku angkutan darat untuk tidak mengendorkan protokol kesehatan (prokes) saat membawa penumpang.
Lebih lanjut, saat ditanya mengenai animo masyarakat Kota Semarang dalam menyambut mudik Lebaran tahun 2022 ini, Bambang menyakini akan terjadi lonjakan cukup besar. Pasalnya, pemudik sudah dibelenggu sepanjang dua tahun lalu lantaran adanya larangan mudik Lebaran.
“Kalau melihat animo masyarakat yang selama ini (dua tahun) seperti dibelenggu, kemudian mudik itu kan juga dinilai sebagai tradisi turun temurun dari nenek moyang, prediksi kami mudik tahun ini antusiasnya akan tinggi. Kenapa bisa begitu? Tahun lalu saja pas ada larangan masih ada kucing-kucingan (mencari celah) apalagi saat ini, yang sudah diizinkan,” jelas dia.
Sekali lagi Bambang menegaskan, lampu hijau mudik tahun 2022 benar-benar dinanti dan disambut baik oleh para angkutan darat. Ia berharap, dengan dibukanya mudik lebaran ini dapat mendongkrak enomoni Organda yang selama dua tahun lalu telah terpuruk.
“Diperbolehkannya mudik ini, artinya dari sisi ekonomi kami, dapat meningkat dan bergeliat. Karena dua tahun benar benar berat bagi kami. Sekali lagi kami sangat menyambut baik,” tutup dia.
Sebagai informasi, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut booster akan dijadikan syarat untuk mudik Lebaran 2022. Hal itu diungkapkan usai meluncurkan digitalisasi pertanian di Pondok Pesantren atau Kopontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/3/2022) kemarin.
“Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Selain vaksinasi sudah lengkap, dua kali, juga harus sudah dibooster,” ungkap Wapres. (Wan/JT02)
