JawaTengah.Online – Kantor SAR Semarang telah menyelesaikan latihan Water Rescue yang digelar minggu lalu, selama 6 hari (14 – 19 Maret 2022). Latihan ini difokuskan pencarian dan pertolongan dan evakuasi di permukaan air, sehingga Tim SAR Semarang makin siap melakukan pertolongan dan penyelamatan dalam segala situasi.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, materi yang disampaikan diantaranya Subtansi Banarnas, pemindahan darurat, Bantuan Hidup Dasar Resustusi Jantung Paru ( BHDRJP) , metode pertolongan di air, pengenalan perahu karet dan simulasi pertolongan di air.
“Tempat kegiatan di pantai Bandengan (Kecamatan Jepara, Kabupaten). Diikuti Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) berjumlah 50 personil untuk instruktur dari pegawai Kantor SAR Semarang,” kata Heru, sapaan akrabnya.

Kegiatan pelatihan Water Rescue itu, jelas Heru, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pertolongan di air dan menambah rasa sinergitas personil dalam kerja tim saat menghadapi musibah yang terjadi di wilayah kerja Kantor SAR Semarang.
“Dalam kegiatan water rescue disimulasikan pemasangan motor tempel sekaligus pengoperasian perahu karet, cara naik turun perahu karet, cara membalikkan perahu karet dan pengangkatan korban selamat di permukaan air,” jelas dia.
Heru menilai wilayah Kabupten Jepara sering terjadi kecelakaan perairan maupun di sungai. Untuk itu potensi SAR dibekali keterampilan dan pengetahuan tentang motode pencarian dan pertolongan di permukaan air untuk meningkatkan satu sikap pola tindak dalam menghadapi kecelakaan di air.
“Terkait hal tersebut kita harus tetap siaga dan melakukan latihan dalam rangka mempersiapkan kemungkinan yang terjadi,” tutur dia. (Wan/JT02)
