JawaTengah.Online – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca esktrim di wilayah Jawa Tengah selama 3 hari. Potensi cuaca tersebut, yakni dari Minggu (27/3/20220) hingga Selasa (29/3/2022) mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno, melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/3/2022). Ia menyebut, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, diidentifikasi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat daya Pulau Jawa dan di Laut Arafuru.
“Hal itu bisa menyebabkan adanya belokan angin dan pola konvergensi di wilayah Jawa Tengah,” terang Sutikno.
Serta anomali suhu muka laut di Samudera Hindia Selatan Jawa dan Laut Jawa, lanjut Sutikno, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah. Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Potensi tersebut, untuk periode 27 hingga 29 Maret 2022 yang dapat terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Rinciannya, pada 27 Maret 2022 dapat terjadi di Banjarnegara, Blora, Boyolali, Grobogan, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Kabubaoten atau Kota Magelang, Pati, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Salatiga, Kab. Semarang, Sragen, Surakarta, Sukoharjo, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo dan sekitarnya.
Sedangkan 28 Maret 2022 terjadi di Banjarnegara, Banyumas, Blora, Boyolali, Cilacap, Grobogan, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kabupaten atau Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Kab. Semarang, Sragen, Sukoharjo, Surakarta, Kab. Tegal, Wonogiri, Wonosobo dan sekitarnya.
Untuk 29 Maret 2022 terjadi di Banjarnegara, Banyumas, Batang, Boyolali, Cilacap, Grobogan, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kabupaten Kota Magelang, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Salatiga, Kabupaten atau Kota Semarang, Sragen, Sukoharjo, Surakarta, Kabupaten Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo dan sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan. Karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan puting beliung. Terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” tutup dia. (Wan/JT02)
