JawaTengah.Online – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), punya cara sendiri untuk menunggu datangnya berbuka puasa, Minggu (3/4/2022). Yakni dengan memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan sembako.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan, dua warga Semarang, yakni Slamet Muryono dan Sukanah, warga Mangkang dan Tanjung Mas mendapatkan bantuan renovasi RTLH oleh Ganjar. Keduanya mendapat bantuan masing-masing Rp20 juta yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng.
Lebih lanjut, Ganjar mengaku jika tiap tahun mengagendakan ngabuburit dengan membantu masyarakat. Tahun lalu, setiap sore ia keliling sepedaan mendatangi panti asuhan, membantu masyarakat miskin dengan bantuan RTLH dan bantuan lainnya.
“Sebenarnya tiap tahun saya ada kegiatan ini, bedanya kemarin biasanya saya sepedaan, tapi sekarang belum bisa. Kita biasanya keliling, membuka daftar masyarakat yang dulu pernah usul bantuan dan belum terealisasi, sekarang kita realisasikan,” kata dia.
Ganjar menyampaikan, selama satu bulan pihaknya akan mengoptimalkan program ini. Bantuan RTLH, sembako untuk panti asuhan, panti sosial dan bantuan-bantuan lainnya akan digencarkan.
“Tidak hanya bantuan dari anggaran pemerintah, tapi kita carikan sumber lain. Hari ini dari teman-teman Baznas, kita salurkan ke warga. Nanti sambil jalan, kita kumpulkan juga dari banyak masyarakat yang mau bantu,” pungkas dia.
Sementara itu, puluhan anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan Al-Jannah Tugurejo menyambut kedatangan Ganjar dengan antusias. Mereka begitu bahagia, hari pertama puasa mendapat kejutan dari Ganjar.
“Senang sekali, awal puasa didatangi pak Ganjar. Pak Ganjar orangnya seru, asyik sekali. Tadi ngobrol banyak, dikasih wejangan, ditanyain udah vaksin apa belum. Ya bisa sedikit mengobati rasa rindu sama orang tua,” imbuh Maharani, salah satu penghuni panti. (Wan/JT02)
