JawaTengah.Online – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) siagakan 880 pukesmas saat masa angkutan lebaran terpadu 1443 Hijriah dan libur lebaran 2022. Pelayana kesehatan tersebut akan dioptimalkan selama 24 jam.
Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar, mengatakan dibutuhkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam rangka mengantisipasi arus mudik dan balik. Sehingga, pihaknya telah menyiagakan seluruh rumah sakit pemerintah dan pukesmas di tiap kabupaten atau kota.
“Seluruh rumah sakit pemerintah sudah kami siagakan untuk kegiatan ini (arus mudik). pukesmas di Jateng berjumlah 880 juga disiagakan. Sedangkan untuk posko yang terpadu itu, ada 210 posko. Jadi ini kami minta, semua harus terlibat dalam siaga mudik ini,” kata Yunita, saat dikomfirmasi usai rapat Badan Anggaran (Banggar) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng, Kamis (28/4/2022).
Lebih lanjut, disiagakanya posko, puskesmas dan rumah sakit selama masa arus mudik dan libur Lebaran itu, adalah untuk mengantisipasi beberapa resiko pada kegiatan mudik lebaran seperti kecelakaan lalu lintas, pengemudi tidak fit, mobilitas masyarakat yang tinggi dan pencegahan penularan Covid-19. Sehingga, Dinkes Jateng menyiapkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Yunita mendorong tiap Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (DKK) untuk memantau terkait protokol kesehatan (prokes) diwilayahnya. Sebab, sudah dua tahun masyarakat berpuasa tidak melaksanakan mudik dan berpotensi menimbulkan kerumunan.
“Pertama dua tahun tidak ada mudik, pasti euforia akan ada. Kemudian ini kan, masih belum dicabut (status masa pandemi). Nah kerumunan itu yang jadi PR (pekerjaan rumah) kita semua, Maka penguatan prokes itu perlu dan harus dipantau,” terang dia. Tak hanya sampai disitu, di level atau pengawasan desa,
Dinkes Jateng bekerjasama dengan Dinas Permasyarakatan dan Desa (Dispermades). Pihaknya akan menggalakan Jogotonggo yang tidak hanya menangani pasien positif Covid-19 namun juga terkait vaksinasi.
“Jadi pelayanan vaksinasi tetap disediagan meski libur lebaran. Tetap akan kita dorong. khususnya para lansia (lanjut usia),” imbuh dia.
Dinkes Jateng menghimbau, kepada masyarakat yang sedang melaksanakan mudik agar bisa mengedepankan prokes dan vaksinasi. Selain itu, pukesmas dan rumah sakit di setiap jalur mudik juga akan siap melayani selama 24 jam sebagai antisipasi apabila terjadi permasalahan kesehatan. (Wan/JT02)
