SEMARANG – Luas ruangan itu sekitar 150 meter kubik (m²) dengan dua lantai di dalamnya. Pada lantai bawah, terdapat rak yang dijejali tumpukan poster film jadul, ada pula figura yang menyimpan foto-foto adegan, hingga barang-barang antik perfilman. Menengok ke lantas atas, terdapat enam poster film kain berukuran besar dengan coretan kuas tangan yang posisinya dipasang di langit-langit lantai dua.
Rumah Popo namanya, berlokasi di Kota Lama, tepatnya di Jalan Branjangan No. 10, Kota Semarang, tempat itu sekilas seperti gudang penimbun barang-barang antik. Namun siapa sangka, terdapat ratusan koleksi poster film jadul tahun 1970 hingga 2000-an yang terbuat dari kertas hingga kain.
Poster-poster yang disajikan di toko itu pun turut membawa memori masa lalu bagi para pecinta film. Salah satunya poster Roro Mendut, Orang-Orang Diatas Angin, hingga Warkop DKI yang sudak tak asing bagi kalangan umum.
“Saya jualan barang antik dari 2010. Kalau untuk poster film, baru mulai di 2015. Disini (Rumah Popo) ada poster film Barat, Mandarin, India dan Indonesia,” kata penjual barang dan poster film antik, Sardi Rusito ketika ditemui, Rabu (21/9/2022).
Pria dengan sapaan akrab Acong itu, mengaku kepikiran menjual poster film antik lantaran kecintaanya terhadap dunia perfilman. Bahkan, ia sempat terlibat dalam salah satu pembuatan film dimasa mudanya.
“Dari situ kenal orang film, kru film, dan kepikiran mengumpulkan postef film layar serta barang untuk perfilemanya,” pungkas dia.
Mengenai pengalaman menarik selama menjual poster film jadul itu, Acong menceritakan jika ada beberapa aktor film yang membeli poster film mereka sendiri. Per-aktor, rata-rata membeli dua sampai tiga kali poster film jadul.
“Pengalaman menarik, ketika koleksi (poster film) saya dibeli sama pemeran film tersebut (aktornya). itu sangat berkesan. Mereka (aktor) itu membeli karena pernah main di situ (poster tersebut), untuk hiasam ruman dan nostalgia mereka,” beber dia.
Terkait poster film jadul yang sering diburu, poster film dengan pemeran Roma Irama, Suzanna dan Dono Kasino Indro menjadi yang paling sering dicari. Bahkan, sangkin digandrunginya, poster film Roma Irama saat ini sudah habis stoknya.
“Karena sebenernya yang mereka cari itu lebih ke Artisnya (aktor film), bukan judul filmya. Terus yang harganya mahal, itu juga tergantung tokohnya. Misal Roma Irama itu pasti dicari, karena legenda,” terang dia.
Sekadar informasi, harga tiap poster film di Rumah Popo beranega ragam, yakni mulai Rp250 hingga Rp2.500 tergantung aktor dan tahun keluaran film tersebut. Setiap bulan, Rumah Popo rata-rata menerima kunjungan 10 hingga 15 orang pemburu poster film jadul.
Terkait perawatan, untuk poster film kain hanya perlu di jemur satu minggu sekali agar terhindar dari jamur. Sedangkan poster film kertas tak terlalu sulit karena terpenting tidak terkena air atau diruangan lembab. (Wan)
