JawaTengah.Online – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, Jawa Tengah (Jateng) mendeteksi ada 275 ekor ternak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), meliputi 11 Kecamatan dan 29 Desa. Dari total kasus positif itu, terdiri dari 9 Kerbau dan 266 Sapi masih dalam proses karantina.
“Total ada 11 Kecamatan di Kendal yang terkonfirmasi. Kasus tertinggi ada di Kecamatan Patean, sejumlah 64 kasus dan terendah ada di Kecamatan Gemuh, sejumlah 3 kasus,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, Jumat (3/6/2022).
Lebih rinci, sebelas kecamatan tersebut adalah Patebon, Cepiring, Kangkung, Gemuh, Pagerruyung, Limbangan, Boja, Patean, Singorojo, Plantungan dan Sukorejo. Hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam penanganan kasus PMK.
“Setiap hari dilakukan pengawasan di Pasar Hewan dan dikandang milik peternak. Sebagai upaya sosialisasi dan pencegahan dini akan Penyakit PMK,” pungkas dia.
Tak hanya sampai di situ, Pemkab Kendal juga terus melakukan tracing melalui pemeriksaan mobilitas ternak, peternak, pedagang ternak hingga peralatan yang keluar masuk Kabupaten Kendal. Termasuk ternak yang baru dibeli dari pasar hewan Kendal maupun luar.
“Mobilitas peternak dan orang yang tidak berkepentingan antar kandang dan ternak lama tertular dari ternak baru yang berasal dari pasar hewan atau dari luar daerah yang terkonfirmasi,” jelas dia.
Sebelumnya, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengambil tindakan dengan menutup pasar hewan se-Kabupaten Kendal selama 15 hari mendatang. Penutupan itu terhitung mulai 5 Juni 2022 sampai dengan 19 Juni 2022.
Sebagai informasi, penutupan itu dalam rangka mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) agar tidak menyebar lebih luas. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri Pertanian Nomor 01/SE/PK.300/M/5/2022 tanggal 10 Mei 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan PMK pada Ternak dan surat edaran Menteri Pertanian Nomor 02/SE/PK.300/M/5/2022 tanggal 18 Mei 2022 tentang Penataan Lalu Lintas Hewan Rentan, Produk Hewan dan Media Pembawa lainnya di Daerah Wabah PMK. (Wan/JT02)
