JawaTengah.Online – Selama sepekan libur lebaran, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat ada total 3.496.610 kunjungan wisatawan ke destinasi tempat wisata (DTW). Terdiri dari wisata nusantara sebanyak 3.494.880 orang dan wisata mancanegara ada 1.730 orang.
Hal itu disampaikan Analisis Kebijakan Ahli Muda Sub Kordinator Pengambangan Pasar Bidang Pemasaran Disporapar Jateng, Tanti Apriani, saat dikonfirmasi, Selasa (10/5/2022). Ia mengatakan, ada kenaikan sekitar 1,300 persen pada kunjungan DTW tahun ini.
“Ternyata melebihi prediksi (1,000 persen) kami. yang sebelumnya lebih dari 1,000 persen dari hari pertama 275 ribu wisatawan, menjadi 3,4 juta,” kata Tanti.
Berdasarkan data yang diterima, jumlah wisatawan tertinggi ada di Kota Semarang dengan 383.128 kunjungan. Kemudian, disusul Banyumas dengan 270.976 kunjungan dan Kabupaten Magelang ada 237.852 kunjungan.
“Mendekati ahir pekan libur Lebaran, Banyumas naik ke posisi ke dua dan kabupaten Magelang turun ke posisi tiga. Itu (Magelang turun urutan), karena ada pergeseran minat wisatawan dari budaya ke alam,” jelas dia.
Lebih rinci, jumlah wisatawan nusantara tertinggi ada di DTW Kota Lama Semarang dengan 159.984 wisatawan, Candi Borobudur 133.654 wisatawan dan Pantai Menganti Kebumen 115.775 wisatawan.
“Pantai Menganti naik drastis jadi posisi 3. Terus ke 4 ada Randusangan indah, Brebes dengan 105.000 wisatawan dan posisi ke 5 ada Candi Prambanan, 102.965 wisatawan,” beber dia.
Sedangkan untuk puncak kunjungan tertinggi selama sepekan Lebaran, pada catatan Disporapar Jateng jatuh di tanggal 5 Mei. Yakni dengan kunjungan ada sebanyak 675.067 wisatawan.
“Kedua pada tanggal 4 mei dengan 661.106 kunjungan dan disusul tanggal 6 mei dengan 505.195 kunjungan,” pungkas dia.
Saat disinggung apakah terdapat kejadian yang tidak diinginkan selama lonjakan wisatawan, Disporapar Jateng menampik hal tersebut. Pasalnya, para pengelola telah siap dan telah disiapkan dalam menyambut libur Lebaran kali ini.
“Alhamdulillah teman-teman pengelola sudah siap menerima kunjungan. Semoga pariwisata segara bangkit dann pendami menjadi endemi,” tutup dia. (Wan/JT02)
