JawaTengah.Online – Ratusan personel disiagakan di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang untuk pengamanan kedatangan penumpang kapal. Langkah tersebut, sebagai upaya antisipasi aksi gendam menjelang Lebaran.
Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3), Kompol Firdaus Yudhatama, mengatakan pihaknya sendiri telah menyiapkan 40 personel, 20 personel bantuan Polrestabes Semarang dan 20 personel Sabhara Polda Jawa Tengah (Jateng). Personil-personil tersebut akan bergerak mengamankan mulai dari pintu masuk sampai proses naik turun penumpang ke kapal.
“Di pos-pos anggota standby, akan kita amankan semua. Personel bergerak sejak Kamis sampai nanti 9 Mei. Kita bersama tim gabungan Polair dan unsur TNI akan menyisir setiap lokasi yang rawan tindak kejahatan,” kata Firdaus, saat dikomfirmasi, Selasa (26/4/2022).
Tak hanya menyiagakan personil, Polsek KP3 juga melibatkan unsur intel Reskrim untuk bersinergi mengamankan pelayanan arus mudik. Terutama bagi penumpang kapal yang datang dari sejumlah daerah di Kalimantan.
“Para intel kami libatkan meningkatkan pengawasan di dalam kapal. Jangan sampai lengah, pelakunya harus ditindak,” tegas dia.
Lebih lanjut, bersama Lanal, Dinas Kesehatan (Dinkes), Polisi air (Polair), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan Pelindo, pihaknya menyiapkan pos terpadu. Jumlahnya ada 100 personel gabungan.
“Karena kami harus memastikan arus mudik di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas berjalan kondusif dan terkendali,” lanjut dia.
Kesempatan sama, Pelaksana Harian (Plh) Kepala KSOP Semarang, Mahsudi Rofik menambahkan pengamanan akan diperketat untuk mewaspadai potensi kejahatan yang muncul selama arus mudik. Hal ini karena energi masyarakat untuk pulang kampung sangat besar mengingat dua tahun belakangan ini ada aturan pembatasan akibat pandemi covid-19.
“Kita konsen di dalam terminal dan di luar pelabuhan. Pengawasan dilakukan oleh operator kapal. Mereka yang punya kewenangan untuk mengecek kondisi pemudik di dalam kapal,” imbuh Mahsudi. (Wan/JT02)
