JawaTengah.Online – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah menyiapkan empat jalur alternatif selain jalan tol yang dapat dilalui oleh masyarakat di Jateng. Langkah tersebut, terkait dengan upaya dan strategi mengantisipasi kemacetan saat puncak arus mudik.
Sigit mengatakan, khusus di wilayah Jawa Tengah (Jateng) pihaknya telah menyiapkan jalur pantai utara, pantai selatan, arteri dan jalur di wilayah selatan. Sehingga, pemudik bisa memilih berbagai jalur alternatif di luar jalur tol yang dipersiapkan.
“Hari ini tadi kita lihat untuk Jawa Tengah peningkatannya masih belum terlalu besar. Laporan dari tadi malam sekitar enam sampai tujuh persen. Namun berdasarkan informasi yang kita lihat, karena kita juga memiliki beberapa kesiapan termasuk pemantau yang bisa kita lihat di Command Center secara real time. Saat ini arus sudah terlihat mulai padat di wilayah Losari, sehingga tentunya berbagai kesiapan harus kita laksanakan, termasuk menyiapkan jalur-jalur alternatif,” kata Sigit, saat meninjau langsung Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung KM 414, Rabu (27/4/2022).
Selain itu, Sigit meminta kepada seluruh personelnya untuk aktif menyampaikan informasi terkait kondisi terkini dari pelaksanaan mudik kepada masyarakat melalui saluran media. Dengan informasi secara cepat dan tepat, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.
“Tadi juga kita minta informasi terkait masalah mudik betul-betul bisa disiapkan. Sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik bisa dapatkan informasi dari kepolisian langsung maupun melalui kerjasama dengan radio atau televisi terdekat. Sehingga informasi terkini terkait kondisi arus mudik ini bisa terinformasikan dan masyarakat kemudian bisa sesuaikan kegiatannya berdasarkan informasi yang diberikan secara Real Time,” pinta dia.
Lebih lanjut, Kaporli menghimbau masyarakat yang melaksanakan mudik tidak memaksakan perjalanan apabila sudah merasa lelah. Pemudik bisa memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanannya.
“Telah disiapkan rest-rest area yang bisa digunakan masyarakat pada saat sudah mengemudi dan melampaui jam, atau ketahanannya. Kita imbau bisa istirahat sejenak di rest area yang tentunya di situ sudah ada pos pelayanan terpadu, pos pelayanan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pos pelayanan yang ada untuk refreshing sebentar,” pungkas dia.
Kesempatan sama, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menambahkan pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif, kuliner dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tiap rest area. Sehingga, bagi pemudik yang sedangg melaksanakan istirahat di rest area bisa mendapatkan kenyamanan.
“Kita juga support dari sesi tim medis, karena pertanyaan pak Kapolri bagus, kalau ada yang hamil, melahirkan di jalan bagaimana? Itulah yang kita tadi pagi rapat Forkopimda, agar seluruh sektor mengupload nomor telpon, minimal Whatsapp (WA), karena itu paling disukai bisa kirim foto dan video. Jadi kita minta seluruh sektor pasang itu dan sebarkan kemasyarakat,” imbuh Ganjar. (Wan/JT02)
