JawaTengah.Online – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengimbau kepada seluruh pemudik agar berhati-hati di jalan. Menurutnya, tradisi mudik yang sempat tertunda selama dua tahun ini jangan membuat masyarakat abai terhadap keselamatan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Selasa (26/4/2022). Ia meminta masyarakat jangan karena sudah lama tidak mudik, kemudian mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

“Patuhi aturan yang berlaku. Kalau bisa naik angkutan umum, lebih baik. Kemarin kan, Mas Ganjar sudah ada mudik gratis naik bus untuk pemudik (ke Jateng) itu bisa dimanfaatkan,” kata Taj Yasin.

Taj Yasin menambahkan, pemudik selama di jalan juga perlu periksa kondisi kesehatan. Jangan dipaksakan apabila tubuh terasa capek atau ngantuk.

“Pemudik bisa mengecek kondisi di rest area atau posko mudik yang telah disiapkan,” pinta dia.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Jateng untuk rutin melakukan pemantauan kondisi arus mudik. Supaya kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, dapat segera diketahui dan ditangani secara tepat.

“Posko mudik sudah disiapkan. Masyarakat bisa istirahat, atau cek kondisi mereka. Jangan dipaksakan, itu bahaya. Kami juga minta PMI Jateng lakukan pemantauan selama mudik ini,” tambah Ketua Dewan Kehormatan PMI Jateng itu.

Di sisi lain, Wagub juga meminta pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jateng juga dapat memanfaatkan momen mudik ini. Menurutnya, dengan banyaknya pemudik yang masuk dan melintasi Jateng, peluang pasar sangat terbuka.

“Kemarin pas ikut acara UMKM Virtual Expo (UVO), saya lihat produk kita (UMKM di Jateng) sangat mampu bersaing. Nah tinggal kita manfaatkan momen ini nih. Dan itu bisa kita kejar lagi nanti pas arus balik,” tutup dia. (Wan/JT02)