JawaTengah.Online – Menyikapi mudik lebaran yang tinggal menghitung hari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) makin menggalakkan vaksinasi booster Covid-19. Selain menggandeng stakeholder, pihaknya mendorong tiap daerah melakukan bebagai program menarik.

Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar mengatakan, selain melakukan kolaborasi antar sektor di seluruh kabupaten atau kota, pihaknya menyiapkan sentra vaksin di sejumlah titik angkutan umum. Yakni menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) dengan menyasar stasiun, terminal, bandara dan pelabuhan.

“Sektor lain Dinas Perikanan terkait lokasi tempat pelelangan ikan, dinas Hanpan (Ketahanan Pangan) sembako murah, TNI dan POLRI untuk door to door dan juga, Kemenag untuk vaksin setelah traweh,” kata Yunita, melalui sambungan telepon, Jumat (8/4/2022).

Sedangkan terkait wilayah pantura yang sebelumnya menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi (pemprov), Yunita menyebut saat ini memang masih perlu didorong. Namun, berbagai program dan strategi telah disiapkan oleh masing-masing Kabupaten atau Kota.

“Pantura perlu didorong, agar punya strategi yang tepat untuk meningkatkan cakupan vaksin. Jepara misalnya, selain sembako murah dan sepeda motor, malah ada kegiatan vaksin berhadiah umroh juga. Purbalingga juga sama, berhadiah sembako murah dan berhadiah motor. Terus Pekalongan ada yang dengan pembagian minyak goreng (migor),” ungkap dia.

Saat ditanya capaian vaksinasi booster setelah sepekan Ramadan berjalan, Yunita menyebut ada kenaikan hingga 1,23 persen dalam sepekan. Kenaikan ini, juga terjadi usai diberlakukanya syarat vaksin capaian ketiga sebagai syarat mudik lebaran.

Lebih rinci, berdasarkan data Dinkes Jateng, capain vaksinasi saat ini total yang telah tervaksin dosis pertama ada 92.21 persen, dosis kedua 80.62 persen dan dosis ketiga sebanyak 11.47 persen. Capaian tersebut dari total 28.727.805 sasaran yang tersebar di sepanjang provinsi.

“Termasuk pedagang takjil di bulan Ramadan akan kita sasar untuk makin mempecepat capaian. Termasuk pasar tiban,” imbuh dia.

Yunita berharap, dengan capaian yang terus meningkat dan kasus semakin melandai masyarakat bisa segera kembali hidup normal. Sehingga, ia menghimbau untuk selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) dan segera melaksanakan vaksinasi.

“Jaga Prokes dan jangan lupa vaksin kesatu, kedua dan ketiga. Khususnya untuk para lansia (lanjut usia) yang akan di kunjungi di lebaran nanti, harus segera vaksin booster juga,” tutup dia. (Wan/JT02)