JawaTengah.Online – Kemenangan PSIS Semarang melawan PSM Makassar pada pertandingan persahabatan sekaligus uji coba Stadion Jatidiri Semarang , Sabtu (28/5/2022) kemarin, meninggalkan noda tersendiri. Pasalnya, Stadion tim Mahesa Jenar itu mengalami kerusakan dan sempat diperbincangkan di media sosial (medsos).
Kepala Balai Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah (Jateng), Cicilia Eni Kurnoiati, saat dikonfirmasi bahkan tak menampik kabar tersebut. Bahkan, pihaknya telah memastikan kebenaran kejadian itu bersama panitia pelaksana (Panpel).
“Dari hasil pengecekan, ternyata memang benar ada kerusakan terhadap sejumlah kursi. Tapi untuk detailnya (jumlahnya) tidak kami hitung, hanya visualisasi saja, tapi ditekukan (kerusakan),” kata Eni, saat dikonfirmasi, Kamis (2/6/2022).
Eni menjelaskan, beberapa kursi yang rusak itu karena sisi penyangga bawah tak kuat menahan beban. Ia memprakirakan, penguat pada baut dan penyangga bawah ada yang kurang kencang.
“Awalnya kan, dari Panpel ada permintaan pelepasan kursi untuk koreografi supporter, tapi karena waktunya mepet (satu hari sebelum pertandingan), ada beberpa (kursi) yang tertinggal (belum dilepas). Jadi mungkin kemarin sudah mau dilepas ngak jadi karena waktu tak memungkin. Dari pemasangan baut ada yang belum terpasang juga, jadi intinya tidak usah saling salah, kami akan fokus agar kedepan tidak terulang lagi,” jelas dia.
Selain itu, Eni menerangkan terdapat salah persepsi antara pihak Panpel dan kontruksi. Yakni pada wilayah tribun barat dan selatan.
“Jadi asumsi kontruksi, hanya sebagian yang dilepas, tidak melebar ke tribun timur dan utara. Sedangkan Panpel, mengira wilayah (barat dan selatan) sampai sebagian tribun ini (timur dan utara). Jadi ada salah persepsi juga,” imbuh dia.
Diberitakan sebelumnya, PPLOP Jateng masih melihat sebagian penonton yang bertindak sembarangan saat laga ujicoba kemarin. Sehingga, evaluasi pengawasan rencananya akan diperketat pada ajang mendatang.
“Gunakan fungsi sarana prasarana semestinya, kursi untuk duduk ya buat duduk. Soalnya kemarin, kami sempat melihat masih ada yang berdiri (pada kursi duduk), tempat sanderan tapi malah untuk lainnya. Jadi kami harapkan supporter ke depan bisa lebih tertib,” pinta Kepala PPLOP Jateng itu. (Wan)
