JawaTengah.Online – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut titik simpang alas roban di Kabupaten Batang serta Jalan Tol Kalikangkung, Ngaliyan Semarang bakal menjadi titik keramaian para pemudik yang akan menuju Jawa Tengah. Dia meminta Dinas Perhubungan untuk mengatur lajur kendaraan dengan membuatkan jalur memutar sehingga tidak terjadi antrean kendaraan
“Saya cek di Alas Roban itu karena juga kemungkinan terjadi traffic yang sangat tajam. Nanti di sana akan disediakan jalur memutar dengan harapan tidak terjadi kepadatan karena di sana rawan kecelakaan,” Ganjar Pranowo.
Saat berada di Tol Kalikangkung, ia memperkirakan kepadatan arus mudik akan terjadi cukup tinggi karena banyak yang melintasi tol dari arah Palimanan.
“Jadi di cek mulai gerbang Tol Kalikangkung. Kita cek kesiapannya karena dari Palimanan tidak ada tiket dari sana, sudah dilepas. Maka kita mensinyalir yang ada di Kalikangkung menjadi tempat yang trafficnya sangat padat,” ungkapnya.
Pihaknya menyarankan agar pengelolaan di pintu keluar Kalikangkung bisa diatur dengan baik. Sebab jika tidak, akan terjadi penumpukan kendaraan yang sangat tinggi.
“Jadi kapan akan one way dan sebagainya, kepolisian yang akan mengatur. Kami siap mendukung termasuk Basarnas,” jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan saat penerapan one way diberlakukan di jalan tol, maka kendaraan pemudik akan bayar tarif tol pertama dari Tol Cikarang Utama dan selanjutnya bayar tarif lagi di gerbang Tol Kalikangkung.
“Kami akan menyediakan penambahan gate jadi 23 gate untuk antisipasi penumpukan kendaran. Selain itu, kami juga akan menambah petugas yang nantinya bisa mobile tapping,” kata Henggar.
Bila terjadi kepadatan di gerbang Tol Kalikangkung, petugas akan mengeluarkan kendaraan dari gerbang tol terdekat untuk mengurangi kepadatan volumen kendaraan.
“Bisa dikeluarkan lewat gerbang Tol Weleri Kendal dan Kaliwungu untuk kemudian melanjutkan di jalur arteri. Atau bisa juga masuk tol lagi via pintu Tol Krapyak,” tandasnya. (Wan/JT02)
