JawaTengah.Online – Balai Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan pengawasan ketat usai berlangsungnya laga ujicoba PSIS Semarang melawan PSM Makassar, Sabtu (28/5/2022) kemarin. Langkah tersebut, untuk meminimalisir terjadinya risiko kerusakan fasilitas stadion. 

“Pengawasan kedepan, melihat pengalaman kemarin (laga ujicoba), masuk dalam evaluasi kami. Mungkin nanti beberapa area Panpel (panitia pelaksana) bakal sampe area penonton tribun,” kata Kepala Balai PPLOP Jateng, Cicilia Eni Kurnoiati, saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2022). 

Pengetatan pengawasan hingga tribun itu, jelas Eni, bertujuan untuk mengingatkan penonton agar tidak bertindak sembarangan. Khususnya mengenai pemakaian sarana prasarana yang tidak sesuai dengan fungsinya. 

“Untuk meminimalisir risiko, jadi memang harus ada kerjasama dari pihak Panpel,” jelas dia.

Pasalnya Eni membeberkan masih melihat sebagian penonton yang bertindak sembarangan saat laga ujicoba kemarin. Sehingga, evaluasi pengawasan rencananya akan diperketat pada ajang mendatang. 

“Gunakan fungsi sarana prasarana semestinya, kursi untuk duduk ya buat duduk. Soalnya kemarin, kami sempat melihat masih ada yang berdiri (pada kursi duduk), tempat sanderan tapi malah untuk lainnya. Jadi kami harapkan supporter ke depan bisa lebih tertib,” pinta dia. 

Sebelumnya, kemenangan PSIS Semarang melawan PSM Makassar pada pertandingan persahabatan sekaligus uji coba Stadion Jatidiri Semarang , Sabtu (28/5/2022) kemarin, meninggalkan luka tersendiri. Pasalnya, Stadion tim Mahesa Jenar itu ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) karena mengalami kerusakan usai laga berahir. 

Bahkan Balai PPLOP Jateng saat dikomfirmasi tak menampik kabar tersebut. Namun, ia belum bisa membeberkan lebih jauh terkait kerusakan yang ada. 

“Kemarin saat uji coba (PSIS Semarang VS PSM Makassar), memang sempat viral tentang kursi yang roboh. Tapi itu (kerusakan) baru akan kami konfirmasi  besok pagi,” tutup kepala Balai PPLOP Jateng itu. (Wan/JT02)