JawaTengah.Online – Meski kenaikan penumpang di PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang belum memasuki masa puncak arus mudik. Namun sudah mengalami peningkatan pada H-10 Lebaran tahun 2022.
General Manager, Hardi Ariyanto, memprediksi kenaikan tersebut akan terus meningkat seiring mendekatinya masa Lebaran. Sedangka kali pertama peningkatan, sudah terlihat sejak tiga hari lalu atau pada 22 April.
“Sudah mulai tiga hari lalu (peningkatan), angkanya dari 1,200 jadi 1,700, kemudian naik menjadi 2,000 per hari. Kedatangan banyak dari Jakarta, Banjarmasin, Kalimantan kemudian Makasar,” kata Hardi, usai membuka posko terpadu layanan mudik udara, Senin (25/4/2022).
Terkait puncak arus mudik, jelas Hardi, akan terjadi pada tanggal 29 April atau H-2 Lebaran. Sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 8 Mei 2022 atau H+5 lebaran.
Lebih lanjut, untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada masa libur lebaran, sejak tanggal 20 April hingga 20 Mei 2022, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani telah menyediakan extra flight sebanyak enam rute penerbangan. Yakni Lion Air dengan rute SRG-BDJ, BDJ-SRG, BPN-SRG dan SRG-BPN kemudian Batik Air dengan rute CGK-SRG dan SRG-CGK.
“Untuk meningkatkan layanan bagi para penumpang, kami telah menyediakan lima unit self-check in kios yang dapat digunakan oleh para penumpang. Hingga saat ini terhitung sudah ada penambahan extra flight untuk mengakomodir lonjakan penumpang selama libur lebaran ini,” jelas dia.
Mengenai posko terpadu angkutan udaran, Hardi menyebut akan diselenggarakan selama 16 hari atau sampai dengan tanggal 10 Mei 2022 mendatang. Selain itu, managemen bandara melakukan penyesuaian jam operasional bandara menjadi pukul 07.00 sampai dengan 19.00 WIB untuk mengakomodir lonjakan penumpang pada masa libur lebaran 2022 ini.
Seorang penumpang yang mudik dari Kalimantan, Ari Mulyanto (43), mengatakan senang dengan adanya kelonggaran pada mudik lebaran tahun 2022. Sebab, sudah dua tahun ia berpuasa tidak menemui keluarga di kampung halamanya.
“Saya mudik bersama anak saya. Ini dari Kalimantan ke Semarang, senang sekali tahun ini bisa bertemu orangtua, soalnya kan, dua tahun kemarin tidak bisa mudik,” pungkas Ari. (Wan/JT02)
