JawaTengah.Online – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Agus Suryonugroho memprediksi kebijakan one way atau satu arah bisa menyebabkan kerawanan kepadatan di sejumlah jalur pantai utara (Pantura) dan pantai selatan (Pansela). Kendati demikian, pihaknya menyebut telah menyiapkan skenario untuk mengurai kepadatan arus tersebut.

“Meskinya demikian (ada peningkatan jalur pantura dan pansela). Karena kan, kami prioritaskan dari Jakarta yang arah ke Jawa Tengah kita alihkan (jalurnya),” kata Kombes Pol Agus, usai pengecekan kesiapan Gerbang Tol Kalikangkung yang dilakukan Kapolri, Rabu (27/4/2022).

Mengenai antisipasi, jelas Dirlantas, pihaknya telah mengecek kesiapan jalur Pansela dan dipastikan siap. Yakni sepanjang jalur Ajibarang, Banyumas, Cilacap, Kebumen, sampai Purworejo.

“Pantai Selatan, kita sudah kesana, sudah cek dan jalur siap. Pengaman sudah berada, sehingga kami mengharapkan untuk memecahkan pengguna jalan pemudik, silahkan gunakan jalur selatan,” jelas dia. 

Untuk lonjakan menjelang arus mudik, saat ini dipastikan belum terlalu signifikan, yaitu baru sembilan hingga 15 persen. Sedangkan mengenai posko, telah disediakan 258 pelayanan (pospam) di sepanjang rest area. 

“Di sana (Pospam) ada pelayanan dan pengamanan, termasuk  gerai vaksinasi untuk pemudik. Ada juga Tim urai manakala terjadi kecelakaan, dia akan datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) segera, dan akan menangani arus jika terjadi keterlambatan,” terang dia. 

Lebih lanjut, mengenai kendaraan berat bersuhu besar, susuai yang diatur pada Surat Edaran (SE) Nomor 45, nantinya juga akan dikeluarkan dari ruas jalan tol. Termasuk truk gandengan dan truk tronton.

“Kecuali pengangkut sembako minyak dan sebagainya, diperbolehkan,” lanjut dia.
Sedangkan terkait teknik one way, Dirlantas menyebut pasti akan ada intruksi dari Korlantas. Pihaknya juga membeberkan prioritas jalur tol A dan B akan mengarah ke Jateng.

“Kemudian yang C arah Barat, kami keluarkan ke exit tol, akan kami clear-kan. Sehingga dua arus itu akan digunakan untuk one way sampai Tol Kalikangkung. Ini sudah dilakukan Tactical Floor Game (TFG) dari personel kepolisian dalam menyiapkan kebijakan rekayasa lalu lintas one way serentak. Sehingga ini integrasi dengan one way,” tutup dia. (Wan/JT02)