JawaTengah.Online – Selama operasi patuh candi yang berlangsung 14 hari yaitu 13-26 Juni 2022, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mencatat ada sebanyak 693 kejadian laka atau kecelakaan. Rincianya, korban meninggal dunia (MD) ada 22 orang, luka berat (LB) 20 orang, dan luka ringan (LR) ada 846 orang.
“Jumlah kecelakaan tertinggi selama Operasi Patuh Candi 2022 adalah Polres Klaten 54 kejadian, Polres Karanganyar 49 kejadian dan Polres Pati 49 kejadian. Kerugian materiil Rp 501.800.000,” kata Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah, Kombel Pol Agus Suryo Nugroho, melalui keterangan tertulis, Selasa (28/6/2022).
Dalam catatan tersebut, Agus menyampaikan perbandingan data Kecelakaan Lalu Lintas 14 hari sebelum pelaksanaan hingga sesudah pelaksanaan operasi mengalami penurunan 536 kasus atau 44 persen. Yakni dari sebelumnya ada 1229 menjadi 693 kasus.
“Jenis Barang Bukti yang disita dalam Laka Lantas selama operasi yang terbanyak adalah kendaraan sebanyak 1.077 Unit. Pekerjaan Korban Kecelakaan terbanyak adalah karyawan/swasta sebanyak 476 orang,” beber dia
Lebih lanjut, jenis Kecelakaan yang terbanyak adalah laka depan samping sebanyak 179 Kasus. Lokasi kecelakaan berdasarkan Kawasan, terbanyak adalah di Kawasan pemukiman yang berdasarkan status jalan adalah di jalan Kabupaten atau kota dan berdasarkan fungsi jalan adalah terbanyak di jalan kolektor.
“Waktu terbanyak terjadinya laka lantas selama operasi adalah antara pukul 06.00 sampai dengan 09.00 WIB, sebanyak 192 Kasus,” lanjut dia.
Agus menambahkan, perbandingan data Kecelakaan lalu Lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2022 ini dibandingkan pelaksanaan Operasi Patuh 2021 kemarin mengalami kenaikan 112 kasus atau 19 persen. Yakni dari 581 menjadi 693 kasus. (Wan/JT02)
